Alasan penambahan R410a tidak dianjurkan

Disini saya akan coba memberikan informasi apa Alasan penambahan R410a tidak dianjurkan. Banyak sekali jenis refrigerant atau freon dalam dunia pendingin, jika kita kurang cermat memperhatikan mungkin maka hasil akan kurang maksimal.

Alasan penambahan r410a tidak di anjurkan

Agar dalam pengisian atau penambahan refrigerant bisa lebih maksimal, sebenarnya kita harus tau dulu apa karakteristik ataupun kandungan dalam jenis refrigerant atau freon nya terlebih dahulu. Banyak orang beranggapan bahwasanya cara pemakaian semua jenis refrigerant atau freon itu sama.

Selain masalah bagus di tambahkan atau harus di isi dari awal, cara saat pengisian pun kita juga harus memperhatikan kebenarannya yang sesuai dengan alasan yang sesuai. Sebenarnya hanya ada 2 cara saat pengisian refrigerant atau freon, yaitu posisi tabung normal atau tabung di balik.

Refrigerant Non tunggal harus di balik

Lalu kenapa harus ada cara pengisian tabung di balik? Ya tentu saja agar mendapatkan hasil yang lebih maksimal. Lalu apa yang membedakan refrigerant cara pengisian harus di balik dan tidaknya? Yang membedakan hanyalah refrigerant tersebut merupakan jenis refrigerant tunggal atau non tunggal.

Jenis refrigerant atau freon tunggal adalah 1 jenis Refrigerant murni bukan campuran dengan jenis refrigerant lainnya. Emang ada?? Jawabannya Banyak.. untuk jenis refrigerant ini cara pengisian posisi tabung refrigerant atau freon bebas.. mau di balik mau lurus mau miring silahkan saja. Asal hati hati pada saat pengisian jangan terlalu tergesa-gesa yang akhirnya ampere naik dan menjadikan permasalahan.

Baca juga Cara las Evaporator Condensor AC Alumunium Mudah

Jenis refrigerant non tunggal adalah refrigerant hasil campuran dari beberapa jenis refrigerant tunggal. Untuk cara taunya bisa di lihat pada tabel komposisi yang ada pada tabung refrigerant atau freon tersebut. Untuk jenis refrigerant atau freon campuran cara pengisian nya harus di balik atau kepala keran tabung refrigerant harus di bawah. Dan untuk jenis refrigerant R410a adalah jenis refrigerant campuran antara R32 dan R125 perbandingan 50% : 50% .

Lalu apa alasan pengsian R410a atau jenis refrigerant campuran lainnya tidak dibolehkan posisi keran di atas? Perlu di ketahui jenis jenis freon tunggal masing masing mempunyai tekanan atau titik didih atau seberapa cepat penguapannya berbeda beda. Jadi jika pada saat pengisian jika keran posisi di atas, tentunya refrigerant atau freon yang mempunyai karakter penguapan paling kuat akan lebih dulu keluar, walaupun jenis freon lainnya ikut keluar tapi jika 1 jenis freon yang mempunyai tekanan ataupun penguapan lebih cepat keluar maka komposisi campuran yang keluar tidak sesuai perbandingan nya.

Ambil sebagai contoh,, freon jenis A 20% mempunyai penguapan lebih tinggi dan freon B 80% mempunyai penguapan jauh di bawah freon B. Maka jika pengisian posisi keran di atas maka freon A akan cepat habis di banding freon B. Karena jika posisi berdiri kan gas yang keluar, akan tetapi jika posisi tabung di balik maka yang keluar bukan berbentuk gas melainkan liquid atau cairan. Dan jika yang keluar adalah liquid maka tentu akan terjaga komposisi campuran nya di banding yang keluar itu adalah berbentuk gas.

Lalu apa Alasan penambahan R410a tidak dianjurkan ?

Refrigerant berkurang itu jelas berkurangnya dengan cara menguap lewat celah atau kebocoran. Karena R410a adalah jenis refrigerant campuran maka otomatis yang hilang duluan adalah jenis refrigerant atau freon yang mempunyai titik didih atau penguapan tinggi, jadi yang tersisa tentu bukan lagi R410a bagus karena yang tadinya 50:50 kemungkinan bisa menjadi 80:20.

Jadi itu Alasan penambahan R410a tidak dianjurkan. Jika ingin mendapatkan hasil yang maksimal jika refrigerant r410a pada mesin pendingin sudah berkurang banyak ada baiknya kosongkan dulu baru di lakukan proses vakum dan pengisian kembali. Untuk cara ini berlaku di semua jenis refrigerant jenis non tunggal.

Terimakasih semoga bermanfaat.

 

 

Leave a Reply